hehehehehe...
sembari nungguin Visa, kegiatan ku menjaga toko...
hahahha
senang juga...
dapat pengalaman baru..
Fera
Senin, 21 Desember 2009
Menanti Visa
Puji Tuhan apply Visa ku bisa berjalan lancar..
FFFuihhh, ada berbagai macam pertanyaan Interviuw yang harus di jawab..
hehehehhe...
waduh,,,sempat nervous dikit,,,
tapi berkat udah sempat bimbingan ama rekanan kerja nya Uda di kantornya aq bisa mengantisipasi pertanyaan2...
tanggal 28 december tinggal jemput itu Visa,,,
senangnya...
Fera
FFFuihhh, ada berbagai macam pertanyaan Interviuw yang harus di jawab..
hehehehhe...
waduh,,,sempat nervous dikit,,,
tapi berkat udah sempat bimbingan ama rekanan kerja nya Uda di kantornya aq bisa mengantisipasi pertanyaan2...
tanggal 28 december tinggal jemput itu Visa,,,
senangnya...
Fera
Jumat, 04 Desember 2009
liric Lucky...Jason M-Raz
Man:
Do you hear me,
I'm talking to you
Across the water across the deep blue ocean
Under the open sky, oh my, baby I'm trying
Woman:
Boy I hear you in my dreams
I feel your whisper across the sea
I keep you with me in my heart
you make it easier when life gets hard
Together:
I'm lucky I'm in love with my best friend
Lucky to have been where I have been
Lucky to be coming home again
Ooohh ooooh oooh oooh ooh ooh ooh ooh
They don't know how long it takes
Waiting for a love like this
Every time we say goodbye
I wish we had one more kiss
I'll wait for you I promise you, I will
I'm lucky I'm in love with my best friend
Lucky to have been where I have been
Lucky to be coming home again
Lucky we're in love every way
Lucky to have stayed where we have stayed
Lucky to be coming home someday
And so I'm sailing through the sea
To an island where we'll meet
You'll hear the music fill the air
I'll put a flower in your hair
Though the breezes through trees
Move so pretty you're all I see
As the world keeps spinning round
You hold me right here right now
I'm lucky I'm in love with my best friend
Lucky to have been where I have been
Lucky to be coming home again
I'm lucky we're in love every way
Lucky to have stayed where we have stayed
Lucky to be coming home someday
Ooohh ooooh oooh oooh ooh ooh ooh ooh
Do you hear me,
I'm talking to you
Across the water across the deep blue ocean
Under the open sky, oh my, baby I'm trying
Woman:
Boy I hear you in my dreams
I feel your whisper across the sea
I keep you with me in my heart
you make it easier when life gets hard
Together:
I'm lucky I'm in love with my best friend
Lucky to have been where I have been
Lucky to be coming home again
Ooohh ooooh oooh oooh ooh ooh ooh ooh
They don't know how long it takes
Waiting for a love like this
Every time we say goodbye
I wish we had one more kiss
I'll wait for you I promise you, I will
I'm lucky I'm in love with my best friend
Lucky to have been where I have been
Lucky to be coming home again
Lucky we're in love every way
Lucky to have stayed where we have stayed
Lucky to be coming home someday
And so I'm sailing through the sea
To an island where we'll meet
You'll hear the music fill the air
I'll put a flower in your hair
Though the breezes through trees
Move so pretty you're all I see
As the world keeps spinning round
You hold me right here right now
I'm lucky I'm in love with my best friend
Lucky to have been where I have been
Lucky to be coming home again
I'm lucky we're in love every way
Lucky to have stayed where we have stayed
Lucky to be coming home someday
Ooohh ooooh oooh oooh ooh ooh ooh ooh
Home sweet Home
selalu saja perasaan ku sama setiap pulang..
males kembali ke medan. siantar ini sangat kurindukan..
udara yang sejuk..
makanan yang enak..
ngumpul bareng keluarga..
tapi senin aq udah harus kembali..
aq pulang cuma buat urus NPWP...
semoga saja urusan hari senin bisa kelar..sebab kalo belum bisa, aq harus nunggu hingga selesai...
begini lah kalau KTP masih KTP asal..
harus pulang kampung euy..
tetap semangat feey...
with love
Fera
males kembali ke medan. siantar ini sangat kurindukan..
udara yang sejuk..
makanan yang enak..
ngumpul bareng keluarga..
tapi senin aq udah harus kembali..
aq pulang cuma buat urus NPWP...
semoga saja urusan hari senin bisa kelar..sebab kalo belum bisa, aq harus nunggu hingga selesai...
begini lah kalau KTP masih KTP asal..
harus pulang kampung euy..
tetap semangat feey...
with love
Fera
Sabtu, 28 November 2009
Prepare Everythings..
Waah, seminggu ini benar benar har yang sibuk...
dari membuat passport, menanti undangan kedatangan dan mendapatkan ansuransi selama disana..
Puji Tuhan semua nya bisa berjalan lancar...
pengurusan NPWP menanti...
Pengurusan cuti kuliah 1 semester pun menanti...
Dan yang terakhir adalah pengurusan VISA...
fffeuuh...
yang satu ini aku harus datang ke jakarta...
aku akan berangkat tanggal 11 des nanti..
semoga saja semua bisa berjalan lancar..
mohon doa euy...
love
Fera
dari membuat passport, menanti undangan kedatangan dan mendapatkan ansuransi selama disana..
Puji Tuhan semua nya bisa berjalan lancar...
pengurusan NPWP menanti...
Pengurusan cuti kuliah 1 semester pun menanti...
Dan yang terakhir adalah pengurusan VISA...
fffeuuh...
yang satu ini aku harus datang ke jakarta...
aku akan berangkat tanggal 11 des nanti..
semoga saja semua bisa berjalan lancar..
mohon doa euy...
love
Fera
Jumat, 23 Oktober 2009
Khotbah Psalmen 133 : 1-3
Psalmen 133 : 1-3
Hita na pungu dibagasan goar ni Tuhanta....
Turpuk on ima : Ende Hananakkok Daud..Pujipujian di hasadaon dohot haholongon sama dongan.
Psalmen 133 on manggombarhon hasadaon dohot haulion ni na marhahamaranggi dibagasan Debata nang dohot sama dongan humaliang. Hasadaon na manghorhon pasupasu na suksuk. laos songon sada tona tu ganup angka na porsea asa tongtong dibagasan holong ni roha na manongtong.
Adong do pandohan ni sada buku :
“Orang yang tidak dapat hidup rukun dengan sesamanya tidak mungkin dapat rukun dengan Tuhan”.
Bila hidup kita dengan sesama dipenuhi dengan konflik maka hati kita akan penuh dengan luka dan kepahitan yang dapat menghalangi hubungan kita dengan Tuhan.
Kerukunan didok di turpuk on : “pungu sahundulan“. Na marlapatan : ndada holan sekedar rap hundul, sekedar rap pungu. Songon adong sada umpasa ni halak Batak :
Patalpak-talpak hundul, alai asing pandohan. Kerukunan akan selalu menghasilkan kebahagiaan. On ma pasu-pasu naumbalga sian Debata. Ala molo tasungkun ganup hita na pungu nuaeng di Bagas ni Debata on….pasti sude hita manghirim di kerukunan hidup dan kebahagiaan hidup. Molo tongtong do hirim do rohanta di ngolu sisongoni, naeng ma ugkap rohanta olo rade marsiajar : mangolu dibagasan haserepon ni roha jala saling menghargai dongan humaliang.
Hita na pungu dibagasan goar ni Tuhanta....
Molo tapamanat Turpuk ta dibagasan minggunta sadarion, boi do buaton ta sada thema inti ima : Hidup rukun yang diberkati...
Ada banyak diantara kita yang ingin memiliki :
• keluarga yang diberkati,
• anak-anak yang baik dan membanggakan
• pendidikan yang tinggi
• pekerjaan yang mapan
• usaha yang berjalan lancar
• dan ada banyak hal lain yang diberkati.
Na pinangido ni turpuk on, asa boi tupa angka na tahirim i ima :
• asa mangolu hita dibagasan hadameon jumolo dibagasan dirinta...dungi tu dongan humaliang.
• Ditonga-tonga ni keluarga antara ama dohot Ina ditonga tonga ni bagas ingkon dibagasan roha na marsihaholongan, adong penghargaan nang tu angka ianakkon. Sipata...mansai jarang do jumpang natuatua na pataridahon aspek penghargaan tu angka ianakkonna
Hita na pungu dibagasan goar ni Tuhanta...
Aspek penghargaan terhadap Ianakkon..on ma na jot jot terlupakan di angka torop natoras…
Di ayat 1 didok : “ I da ma, denggan nai, dohot sonang nai, molo tung pungu sahundulan angka na marhaha maranggi.
Pasu-pasu manang Berkat ndada holan berkat jasmaniah/lahiriah.tetapi juga berkat rohaniah. Sebagai warga kerajaan hidup kita akan disertai :
• Kuasa,
• Urapan ,
• Berkat dari Allah
Boi do hita marsiajar sian ngolu ni si daud. Daud ima halak na mangolu hombar tu lomo ni roha ni Debata ndada ala sahalak Raja ibana, alai ala ni haserepon ni roha jala ngolu na marpangunsandean tu Debata sambing. Laos tarida do, mangolu do si Daud dibagasan kuasa, Urapan, dan berkat Allah, ido umbahen marragam keberhasilan dohot angka kemenangan-kemenangan boi di raih ibana di ngoluna.
Taida ma muse Di ayat 2 didok do : “ songon miak na hushus di ulu, pola mabaor tu mise, tu mise ni si aron, pola mabaor sahat tu rambu ni angka ulos na”. Miak, ima pataridahon : “urapan” manag pasu-pasu.
Dibagasan Padan na robi dipatorang do : Debata mengurapi, mamasu-masu, jala menyucikan saluhut hita :
• penyucian hati,
• pikiran,
• perkataan dan perbuatan
Dungi Diayat 3 didok do : ” Songon nambur ni hermon, na mabaor tu angka dolok sion, ai disi do diparbaga jahowa, pasu-pasu, hangoluan, saat ro di salelenglelengna.
Na marlapatan ma i : Ketika hubungan kita dengan Allah , diri sendiri dan sesama menjadi pemandangan yang indah , hal ini akan membuat Allah kagum sehingga Allah akan memerintahkan berkat-berkat kehidupan yaitu berkat jasmani dan rohani selama-lamanya.
Alani i...dipangido turpuk on do hita asa tetap menjaga hubungan na denggan na dibagasan holong ni Tuhan ta…
Adong do sada puisi mandok songon on :
Jangan mencari kesalahan orang yang timpang Atau tersandung-sandung di sepanjang jalan kehidupan...
Kecuali engkau sudah mengenakan sepatu yang dipakainya, Atau menanggung beban yang dipikulnya
Mungkin ada paku dalam sepatunya yang melukai kakinya,
Meski tersembunyi dari pandanganmu, beban yang ditanggungnya, bila kaupikul di punggungmu, mungkin ‘kan membuatmu tersandung pula.
Hita na pungu dibagasan goar ni Tuhanta....
Adong do sada kebiasaan buruk ta songon jolma na gale hita.... na jot jot do hita Menilai orang lain dengan poin yang sangat rendah. Dengan mudah kita akan berkata,
• begitu saja tak bisa,
• tak becus,
• dasar o’on,
• bodoh,
• tolol
• lamban
• dan perkataan menyakitkan lainnya.
Saat melihat orang lain melakukan kesalahan, dengan mudahnya kita mengetokkan palu layaknya hakim dan menundingnya dengan sinis, tanpa kita pernah mau tahu apa alasannya atau hal-hal apa yang membuat ia melakukan hal itu.
Giliran kita mengalami apa yang ia alami. Atau merasakan apa yang ia rasa. Atau melakukan apa yang ia lakukan. Belum tentu kita bisa melakukannya dengan baik, atau jangan-jangan poin kita justru ada dibawahnya. Lihat saja para penonton bola yang bisanya cuma teriak-teriak dan memaki-maki pemain yang sedikit saja melakukan kesalahan. Sesekali turun ke lapangan dong, dan tunjukkan permainan bola Anda!, demikian saya akan menantangnya.
Tak perlu menilai orang lain, sebab kita tidak pernah tahu seperti apa kita seandainya berada di posisinya. Belajar memahami orang lain jauh lebih baik daripada kita mengecamnya. Kita bukan manusia yang anti atau tanpa kesalahan, lalu mengapa kita begitu mudah mencaci kesalahan orang?
Hita na pungu dibagasan goar ni Tuhanta....
Laho patupahon saluhut nai…di ujungna : ta ingot ma…Sikap yang paling mendasar untuk menciptakan suatu kerukunan adalah melihat kepentingan bersama lebih utama dari kepentingan pribadi, saling memahami dan menghormati antara satu dengan yang lain. Sikap ini yang perlu dimiliki setiap orang…
Tuhanta ma na margogoihon hita patupa saluhut na…
AMEN
Hita na pungu dibagasan goar ni Tuhanta....
Turpuk on ima : Ende Hananakkok Daud..Pujipujian di hasadaon dohot haholongon sama dongan.
Psalmen 133 on manggombarhon hasadaon dohot haulion ni na marhahamaranggi dibagasan Debata nang dohot sama dongan humaliang. Hasadaon na manghorhon pasupasu na suksuk. laos songon sada tona tu ganup angka na porsea asa tongtong dibagasan holong ni roha na manongtong.
Adong do pandohan ni sada buku :
“Orang yang tidak dapat hidup rukun dengan sesamanya tidak mungkin dapat rukun dengan Tuhan”.
Bila hidup kita dengan sesama dipenuhi dengan konflik maka hati kita akan penuh dengan luka dan kepahitan yang dapat menghalangi hubungan kita dengan Tuhan.
Kerukunan didok di turpuk on : “pungu sahundulan“. Na marlapatan : ndada holan sekedar rap hundul, sekedar rap pungu. Songon adong sada umpasa ni halak Batak :
Patalpak-talpak hundul, alai asing pandohan. Kerukunan akan selalu menghasilkan kebahagiaan. On ma pasu-pasu naumbalga sian Debata. Ala molo tasungkun ganup hita na pungu nuaeng di Bagas ni Debata on….pasti sude hita manghirim di kerukunan hidup dan kebahagiaan hidup. Molo tongtong do hirim do rohanta di ngolu sisongoni, naeng ma ugkap rohanta olo rade marsiajar : mangolu dibagasan haserepon ni roha jala saling menghargai dongan humaliang.
Hita na pungu dibagasan goar ni Tuhanta....
Molo tapamanat Turpuk ta dibagasan minggunta sadarion, boi do buaton ta sada thema inti ima : Hidup rukun yang diberkati...
Ada banyak diantara kita yang ingin memiliki :
• keluarga yang diberkati,
• anak-anak yang baik dan membanggakan
• pendidikan yang tinggi
• pekerjaan yang mapan
• usaha yang berjalan lancar
• dan ada banyak hal lain yang diberkati.
Na pinangido ni turpuk on, asa boi tupa angka na tahirim i ima :
• asa mangolu hita dibagasan hadameon jumolo dibagasan dirinta...dungi tu dongan humaliang.
• Ditonga-tonga ni keluarga antara ama dohot Ina ditonga tonga ni bagas ingkon dibagasan roha na marsihaholongan, adong penghargaan nang tu angka ianakkon. Sipata...mansai jarang do jumpang natuatua na pataridahon aspek penghargaan tu angka ianakkonna
Hita na pungu dibagasan goar ni Tuhanta...
Aspek penghargaan terhadap Ianakkon..on ma na jot jot terlupakan di angka torop natoras…
Di ayat 1 didok : “ I da ma, denggan nai, dohot sonang nai, molo tung pungu sahundulan angka na marhaha maranggi.
Pasu-pasu manang Berkat ndada holan berkat jasmaniah/lahiriah.tetapi juga berkat rohaniah. Sebagai warga kerajaan hidup kita akan disertai :
• Kuasa,
• Urapan ,
• Berkat dari Allah
Boi do hita marsiajar sian ngolu ni si daud. Daud ima halak na mangolu hombar tu lomo ni roha ni Debata ndada ala sahalak Raja ibana, alai ala ni haserepon ni roha jala ngolu na marpangunsandean tu Debata sambing. Laos tarida do, mangolu do si Daud dibagasan kuasa, Urapan, dan berkat Allah, ido umbahen marragam keberhasilan dohot angka kemenangan-kemenangan boi di raih ibana di ngoluna.
Taida ma muse Di ayat 2 didok do : “ songon miak na hushus di ulu, pola mabaor tu mise, tu mise ni si aron, pola mabaor sahat tu rambu ni angka ulos na”. Miak, ima pataridahon : “urapan” manag pasu-pasu.
Dibagasan Padan na robi dipatorang do : Debata mengurapi, mamasu-masu, jala menyucikan saluhut hita :
• penyucian hati,
• pikiran,
• perkataan dan perbuatan
Dungi Diayat 3 didok do : ” Songon nambur ni hermon, na mabaor tu angka dolok sion, ai disi do diparbaga jahowa, pasu-pasu, hangoluan, saat ro di salelenglelengna.
Na marlapatan ma i : Ketika hubungan kita dengan Allah , diri sendiri dan sesama menjadi pemandangan yang indah , hal ini akan membuat Allah kagum sehingga Allah akan memerintahkan berkat-berkat kehidupan yaitu berkat jasmani dan rohani selama-lamanya.
Alani i...dipangido turpuk on do hita asa tetap menjaga hubungan na denggan na dibagasan holong ni Tuhan ta…
Adong do sada puisi mandok songon on :
Jangan mencari kesalahan orang yang timpang Atau tersandung-sandung di sepanjang jalan kehidupan...
Kecuali engkau sudah mengenakan sepatu yang dipakainya, Atau menanggung beban yang dipikulnya
Mungkin ada paku dalam sepatunya yang melukai kakinya,
Meski tersembunyi dari pandanganmu, beban yang ditanggungnya, bila kaupikul di punggungmu, mungkin ‘kan membuatmu tersandung pula.
Hita na pungu dibagasan goar ni Tuhanta....
Adong do sada kebiasaan buruk ta songon jolma na gale hita.... na jot jot do hita Menilai orang lain dengan poin yang sangat rendah. Dengan mudah kita akan berkata,
• begitu saja tak bisa,
• tak becus,
• dasar o’on,
• bodoh,
• tolol
• lamban
• dan perkataan menyakitkan lainnya.
Saat melihat orang lain melakukan kesalahan, dengan mudahnya kita mengetokkan palu layaknya hakim dan menundingnya dengan sinis, tanpa kita pernah mau tahu apa alasannya atau hal-hal apa yang membuat ia melakukan hal itu.
Giliran kita mengalami apa yang ia alami. Atau merasakan apa yang ia rasa. Atau melakukan apa yang ia lakukan. Belum tentu kita bisa melakukannya dengan baik, atau jangan-jangan poin kita justru ada dibawahnya. Lihat saja para penonton bola yang bisanya cuma teriak-teriak dan memaki-maki pemain yang sedikit saja melakukan kesalahan. Sesekali turun ke lapangan dong, dan tunjukkan permainan bola Anda!, demikian saya akan menantangnya.
Tak perlu menilai orang lain, sebab kita tidak pernah tahu seperti apa kita seandainya berada di posisinya. Belajar memahami orang lain jauh lebih baik daripada kita mengecamnya. Kita bukan manusia yang anti atau tanpa kesalahan, lalu mengapa kita begitu mudah mencaci kesalahan orang?
Hita na pungu dibagasan goar ni Tuhanta....
Laho patupahon saluhut nai…di ujungna : ta ingot ma…Sikap yang paling mendasar untuk menciptakan suatu kerukunan adalah melihat kepentingan bersama lebih utama dari kepentingan pribadi, saling memahami dan menghormati antara satu dengan yang lain. Sikap ini yang perlu dimiliki setiap orang…
Tuhanta ma na margogoihon hita patupa saluhut na…
AMEN
Khotbah Jesaya 41 : 14-20
Jesaya 41 : 14-20
Saudara-saudari yang terkasih didalam nama Tuhan kita Yesus Kristus…
Rasa takut adalah hal yang alami di dalam diri seseorang..kadangkala rasa takut bisa muncul diluar jangkauan pemikiran seseorang…
"Di manakah Engkau, Tuhan?" Kalimat tanya bernada menggugat ini sering kita lontarkan saat Tuhan terasa meninggalkan kita dalam ketakutan, apalagi pada saat itu kita justru sangat membutuhkan uluran tangan-Nya. Benarkah Tuhan meninggalkan kita pada saat yang dernikian?
kita pasti pernah mendengar kisah Foots Print, ilistrasi Jejak-jejak Kaki . Kita berjalan-jalan di pantai bersama Tuhan. Pada saat yang sangat bahagia, kita melihat dua pasang jejak kaki di belakang kita. Sepasang kaki kita dan sepasang kaki Tuhan. Anehnya, justru pada saat kita menghadapi masa-masa yang paling sulit,masa masa menakutkan, kita melihat: jejak kaki itu tinggal sepasang. Di situlah kita menggugat, "Di manakah Engkau, Tuhan?"
Tuhan menjawab dengan tepat dan mengharukan
"Anak-Ku, engkau sangat berharga di mata-Ku, Aku sangat mengasihi engkau dan Aku tidak akan meninggalkan engkau….
Pada waktu engkau dalam bahaya dan dalam penderitaan engkau hanya melihat sepasang jejak kaki saja,
karena pada waktu itu Aku menggendong engkau."…
Orang yang takut bukan berarti tidak percaya kepada Tuhan..ada berbagai macam ketakutan manusia, termasuk kita umat Tuhan yang hadir saat ini di Bait Nya…
• Ada yang takut pada petir, hujan lebat, suara gemuruh..
• Ada yang takut berenang, takut tenggelam, takut dengan kedalaman laut, danau, dan sungai..
• Ada pula yang takut pada ketinggian, takut jatuh…
• Dan ada banyak trauma, ketakutan-ketakutan lainnya..
Saudara-saudari terkasih....
Umat Israel juga di dalam nats kita pada minggu ini berada dalam situasi “Takut“.ini adalah kondisi ketika Israel dibuang ke Babel. layaknya orang yang : terpenjara, terkurung, dan tertawan, umat pilihan Tuhan tak berdaya diantara bangsa-bangsa disekelilingnya.
di ayat 14 dikatakan : Janganlah takut, hai si cacing Yakub, hai si ulat Israel! Akulah yang menolong engkau, demikianlah firman TUHAN, dan yang menebus engkau ialah Yang Mahakudus, Allah Israel”
Simbol cacing yakub dan ulat Israel menggambarkan Tanpa TUHAN, Israel tidak lebih dari seekor cacing dan ulat yang lemah, yang tak berdaya dan yang dengan mudahnya diinjak oleh dunia. kita harus menyadari betapa kecilnya, betapa lemahnya dan betapa tak berdaya nya kita dihadapan Tuhan. Ayat ini mengingatkan kita umat Tuhan, untuk tidak pernah merasa hebat, tetapi harus menyadari semua yang kita dapat, yang kita alami di dunia ini hanya kasih karunia dari Tuhan saja. Ulat dan cacing adalah spesies binatang melata, yang lemah dan bila disbanding dengan binatang/hewan2 lainnya yang lebih besar, lebih kuat, dan buas, ulat dan cacing tidak ada apa-apa nya.ini menunjukkan “ketergantungan umat Israel kepada Tuhan”.
Saudara…saudari..
Di ayat 15 dikatakan : Sesungguhnya, Aku membuat engkau menjadi papan pengirik yang tajam dan baru, dengan gigi dua jajar; engkau akan mengirik gunung-gunung dan menghancurkannya, dan bukit-bukitpun akan kaubuat seperti sekam.kemudian di ayat 16 dikatakan : Engkau akan menampi mereka, lalu angin akan menerbangkan mereka, dan badai akan menyerakkan mereka. Tetapi engkau ini akan bersorak-sorak di dalam TUHAN dan bermegah di dalam Yang Mahakudus, Allah Israel
Ayat ini merupakan penggambaran bagaimana TUHAN mampu membuat mujijat, bagaimana Tuhan mampu memberi kesempurnaan kekuatan untuk menjaga bangsa Israel. Bagaimana Tuhan memberi kekuatan dan harapan untuk Israel..
Kadang kala didalam kehidupan kita, kita merasa sangat lemah, tidak berdaya , menderita, tidak punya harapan lagi dan boleh dibilang hancur lebur. Situasi yang kadang tidak ada jalan keluarnya bagi akal manusia. Kita terpuruk dan merasa seolah sudah tidak ada harapan lagi didalam hidup kita.
Saudara-saudari yang terkasih…
Mari kita lihat ayat 17 hingga ayat 19 : Orang-orang sengsara dan orang-orang miskin sedang mencari air, tetapi tidak ada, lidah mereka kering kehausan; tetapi Aku, TUHAN, akan menjawab mereka, dan sebagai Allah orang Israel Aku tidak akan meninggalkan mereka.Aku akan membuat sungai-sungai memancar di atas bukit-bukit yang gundul, dan membuat mata-mata air membual di tengah dataran; Aku akan membuat padang gurun menjadi telaga dan memancarkan air dari tanah kering.Aku akan menanam pohon aras di padang gurun, pohon penaga, pohon murad dan pohon minyak; Aku akan menumbuhkan pohon sanobar di padang belantara dan pohon berangan serta pohon cemara di sampingnya
Saudara-saudari..
Di dalam ayat ini Tuhan memberikan janji kepada umatnya bahwa bagaimanapun keadaannya Tuhan akan selalu menolong,menyertai dan menopang kehidupan kita. Penderitaan yang menyedihkan atau menghadapi masa2 penuh bahaya paling suram pun. TUHAN akan melimpahkan semua kebutuhan umatnya, menyegarkan jiwa dengan makanan dan minuman, menyediakan taman taman rindang yang indah dan hutan hutan kecil bagi kesenangan rohani kita. Tujuh spesies pohon menggambarkan kesempurnaan karya Tuhan dalam memenuhi kebutuhan ini.
• Pohon Aras
• Pohon Penaga
• Pohon Murad
• Pohon minyak
• Pohon sanobar
• Pohon berangan
• Pohon cemara
Lambang 7 pohon menggambarkan : kesempurnaan penciptaan Tuhan, angka 7 adalah angka kesempurnaan, sangat sering ditemukan di dalam Alkitab.
Pemeliharaan penuh rahmat ini menguatkan iman umat TUHAN dan bersukacita dalam kesetiannya.namun terkadang betapa sering kita jatuh kedalam keraguan akan kesempunaan pemberian Tuhan .
Suatu hari ada seorang ibu yang ingin berangkat ke suatu daerah..sang ibu berpesan kepada suaminya agar tak lupa memberi makan anak mereka.semua makanan sudah disiapkan di lemari es. Esok harinya si bapak me manaskan makanan dan sembari mengeluarkan pudding ke atas meja makan. Lalu si anak bangun dan mengambil langsung pudding tersebut. Tetapi si bapak mengambil pudding itu dan menyimpannya kembali ke dalam lemari es. Lalu si ayah berkata…nak..kamu makan nasi dulu, setelahnya baru papa kasih pudding yah..tetrapi si anak terus menerus merengek rengek dan menangis…si anak me raung raung meminta pudding. Tetapi si ayah tetap tidak memberikannya.
Saudara saudari betapa kita sering meminta kepada Tuhan seolah 2 permintaan kita itu sudah baik adanya.padahal Tuhan Bapa kita Dia yang lebih tahu apa yang jd makanan pokok kita.
Kita sering merasa bahwa pudding itu lah yang kita mau dan inginkan…padahal itu tidak memberi pertumbuhan..kita bahkan sering merengek memohon apa yang ada didalam hati kita.
Saudara-saudari yang Terkasih…
Hubungan baik dengan Tuhan akan menghasilkan hubungan baik dengan sesama manusia dan lingkungan hidup. Rusaknya hubungan antar manusia dan anatar manusia dengan alam adalah akibat pemberontakan terhadap Tuhan.bila kita perhatikan perjalanan Israel umat pilihan Tuhan… mereka dijajah oleh bangsa Asyur dan takluk kepada bangsa yang lebih kuat, pertistiwa itu dimaknai akibat Israel berbuat dosa dan yang jahat di mata Tuhan. Stabilitas politik, kemakmuran dan kesejahteraan warga serta keadaan alam yang bersahabat semuanya tergantung pada hubungan baik dengan Tuhan. Berkat Melimpah selalu disediakan Tuhan bagi orang percaya.
Pertobatan atau Metanonia, adalah starting point pemulihan keadaan orang percaya. Israel yang tidak berdaya, hancur dan putus harapan dan dijuluki sebagai “si cacing Yakub”, “ si ulat Israel “ akan mengalami tranformasi. Pertobatan mereka akan menjadi peluang untuk menikmati pemulihan keadaan secara ekonomi, politik, sosial budaya dan kerohanian. Tuhan bertindak menolong dan menebus mereka dalam keputus asaan dan ketidak mampuannya. Tuhan akan memberdayakan mereka sehingga mereka menjadi “papan pengirik yang tajam dan baru, dengan gigi dua jajar..
Saudara-saudari terkasih..
Di ayat terakhir dikatakan :
supaya semua orang melihat dan mengetahui, memperhatikan dan memahami, bahwa tangan TUHAN yang membuat semuanya ini dan Yang Mahakudus, Allah Israel, yang menciptakannya
Hidup bersama dengan Tuhan membuat kita mempunyai kekuatan untuk menghadai tantangan yang menghadang perjalanan jidup kita. Gunung-gunung dan bukit-bukit yang menghadang akan ditaklukkan. Yesaya menggambarkan penuh harapan itu dengan mengatakan “Tetapi engkau ini akan bersorak-sorak di dalam TUHAN dan bermegah di dalam Yang Mahakudus, Allah Israel.”.
• Setiap orang yang mengarahkan diri pada Tuhan akan mendapatkan air kehidupan. Tuhan menyediakan kebutuhan hidup dan memeliharan kehidupan orang-orang percaya.
• Kesejahteran itu digambarkan dengan mudahnya mendapatkan air. Lahan kering dirubah menjadi lahan basah. Meskipun perjalanan hidup kita tak pernah lepas dari tantangan, tetapi Peluang pun akan selalu ada di sana ketika kita menjalani semuanya bersama Tuhan.
• Pada minggu kali ini kita dipanggil untuk selalu mengandalkan Tuhan dalam segala aspek kehidupan kita, supaya kita tidak kuatir tentang apa pun juga. Kadang kala kita mengalami perubahan yang begitu menakutkan, dari sumber air berubah menjadi tanah kering, kadang kala kita harus berjalan tertatih seolah tidak punya kekuatan, dengan mengandalkan Tuhan kita pasti sanggup menghadapi setiap perubahan-perubahan didalam hidup kita.
• Jaminan hidup, pemeliharaan dan penjagaan sejati kita dapat hanya dari Tuhan saja.karena itu, mari kita dating kepada Tuhan.
Pada akhirnya kita akan mengaku “bahwa tangan TUHAN yang membuat semuanya ini dan Yang Mahakudus, Allah Israel, yang menciptakannya.” Amin
Saudara-saudari yang terkasih didalam nama Tuhan kita Yesus Kristus…
Rasa takut adalah hal yang alami di dalam diri seseorang..kadangkala rasa takut bisa muncul diluar jangkauan pemikiran seseorang…
"Di manakah Engkau, Tuhan?" Kalimat tanya bernada menggugat ini sering kita lontarkan saat Tuhan terasa meninggalkan kita dalam ketakutan, apalagi pada saat itu kita justru sangat membutuhkan uluran tangan-Nya. Benarkah Tuhan meninggalkan kita pada saat yang dernikian?
kita pasti pernah mendengar kisah Foots Print, ilistrasi Jejak-jejak Kaki . Kita berjalan-jalan di pantai bersama Tuhan. Pada saat yang sangat bahagia, kita melihat dua pasang jejak kaki di belakang kita. Sepasang kaki kita dan sepasang kaki Tuhan. Anehnya, justru pada saat kita menghadapi masa-masa yang paling sulit,masa masa menakutkan, kita melihat: jejak kaki itu tinggal sepasang. Di situlah kita menggugat, "Di manakah Engkau, Tuhan?"
Tuhan menjawab dengan tepat dan mengharukan
"Anak-Ku, engkau sangat berharga di mata-Ku, Aku sangat mengasihi engkau dan Aku tidak akan meninggalkan engkau….
Pada waktu engkau dalam bahaya dan dalam penderitaan engkau hanya melihat sepasang jejak kaki saja,
karena pada waktu itu Aku menggendong engkau."…
Orang yang takut bukan berarti tidak percaya kepada Tuhan..ada berbagai macam ketakutan manusia, termasuk kita umat Tuhan yang hadir saat ini di Bait Nya…
• Ada yang takut pada petir, hujan lebat, suara gemuruh..
• Ada yang takut berenang, takut tenggelam, takut dengan kedalaman laut, danau, dan sungai..
• Ada pula yang takut pada ketinggian, takut jatuh…
• Dan ada banyak trauma, ketakutan-ketakutan lainnya..
Saudara-saudari terkasih....
Umat Israel juga di dalam nats kita pada minggu ini berada dalam situasi “Takut“.ini adalah kondisi ketika Israel dibuang ke Babel. layaknya orang yang : terpenjara, terkurung, dan tertawan, umat pilihan Tuhan tak berdaya diantara bangsa-bangsa disekelilingnya.
di ayat 14 dikatakan : Janganlah takut, hai si cacing Yakub, hai si ulat Israel! Akulah yang menolong engkau, demikianlah firman TUHAN, dan yang menebus engkau ialah Yang Mahakudus, Allah Israel”
Simbol cacing yakub dan ulat Israel menggambarkan Tanpa TUHAN, Israel tidak lebih dari seekor cacing dan ulat yang lemah, yang tak berdaya dan yang dengan mudahnya diinjak oleh dunia. kita harus menyadari betapa kecilnya, betapa lemahnya dan betapa tak berdaya nya kita dihadapan Tuhan. Ayat ini mengingatkan kita umat Tuhan, untuk tidak pernah merasa hebat, tetapi harus menyadari semua yang kita dapat, yang kita alami di dunia ini hanya kasih karunia dari Tuhan saja. Ulat dan cacing adalah spesies binatang melata, yang lemah dan bila disbanding dengan binatang/hewan2 lainnya yang lebih besar, lebih kuat, dan buas, ulat dan cacing tidak ada apa-apa nya.ini menunjukkan “ketergantungan umat Israel kepada Tuhan”.
Saudara…saudari..
Di ayat 15 dikatakan : Sesungguhnya, Aku membuat engkau menjadi papan pengirik yang tajam dan baru, dengan gigi dua jajar; engkau akan mengirik gunung-gunung dan menghancurkannya, dan bukit-bukitpun akan kaubuat seperti sekam.kemudian di ayat 16 dikatakan : Engkau akan menampi mereka, lalu angin akan menerbangkan mereka, dan badai akan menyerakkan mereka. Tetapi engkau ini akan bersorak-sorak di dalam TUHAN dan bermegah di dalam Yang Mahakudus, Allah Israel
Ayat ini merupakan penggambaran bagaimana TUHAN mampu membuat mujijat, bagaimana Tuhan mampu memberi kesempurnaan kekuatan untuk menjaga bangsa Israel. Bagaimana Tuhan memberi kekuatan dan harapan untuk Israel..
Kadang kala didalam kehidupan kita, kita merasa sangat lemah, tidak berdaya , menderita, tidak punya harapan lagi dan boleh dibilang hancur lebur. Situasi yang kadang tidak ada jalan keluarnya bagi akal manusia. Kita terpuruk dan merasa seolah sudah tidak ada harapan lagi didalam hidup kita.
Saudara-saudari yang terkasih…
Mari kita lihat ayat 17 hingga ayat 19 : Orang-orang sengsara dan orang-orang miskin sedang mencari air, tetapi tidak ada, lidah mereka kering kehausan; tetapi Aku, TUHAN, akan menjawab mereka, dan sebagai Allah orang Israel Aku tidak akan meninggalkan mereka.Aku akan membuat sungai-sungai memancar di atas bukit-bukit yang gundul, dan membuat mata-mata air membual di tengah dataran; Aku akan membuat padang gurun menjadi telaga dan memancarkan air dari tanah kering.Aku akan menanam pohon aras di padang gurun, pohon penaga, pohon murad dan pohon minyak; Aku akan menumbuhkan pohon sanobar di padang belantara dan pohon berangan serta pohon cemara di sampingnya
Saudara-saudari..
Di dalam ayat ini Tuhan memberikan janji kepada umatnya bahwa bagaimanapun keadaannya Tuhan akan selalu menolong,menyertai dan menopang kehidupan kita. Penderitaan yang menyedihkan atau menghadapi masa2 penuh bahaya paling suram pun. TUHAN akan melimpahkan semua kebutuhan umatnya, menyegarkan jiwa dengan makanan dan minuman, menyediakan taman taman rindang yang indah dan hutan hutan kecil bagi kesenangan rohani kita. Tujuh spesies pohon menggambarkan kesempurnaan karya Tuhan dalam memenuhi kebutuhan ini.
• Pohon Aras
• Pohon Penaga
• Pohon Murad
• Pohon minyak
• Pohon sanobar
• Pohon berangan
• Pohon cemara
Lambang 7 pohon menggambarkan : kesempurnaan penciptaan Tuhan, angka 7 adalah angka kesempurnaan, sangat sering ditemukan di dalam Alkitab.
Pemeliharaan penuh rahmat ini menguatkan iman umat TUHAN dan bersukacita dalam kesetiannya.namun terkadang betapa sering kita jatuh kedalam keraguan akan kesempunaan pemberian Tuhan .
Suatu hari ada seorang ibu yang ingin berangkat ke suatu daerah..sang ibu berpesan kepada suaminya agar tak lupa memberi makan anak mereka.semua makanan sudah disiapkan di lemari es. Esok harinya si bapak me manaskan makanan dan sembari mengeluarkan pudding ke atas meja makan. Lalu si anak bangun dan mengambil langsung pudding tersebut. Tetapi si bapak mengambil pudding itu dan menyimpannya kembali ke dalam lemari es. Lalu si ayah berkata…nak..kamu makan nasi dulu, setelahnya baru papa kasih pudding yah..tetrapi si anak terus menerus merengek rengek dan menangis…si anak me raung raung meminta pudding. Tetapi si ayah tetap tidak memberikannya.
Saudara saudari betapa kita sering meminta kepada Tuhan seolah 2 permintaan kita itu sudah baik adanya.padahal Tuhan Bapa kita Dia yang lebih tahu apa yang jd makanan pokok kita.
Kita sering merasa bahwa pudding itu lah yang kita mau dan inginkan…padahal itu tidak memberi pertumbuhan..kita bahkan sering merengek memohon apa yang ada didalam hati kita.
Saudara-saudari yang Terkasih…
Hubungan baik dengan Tuhan akan menghasilkan hubungan baik dengan sesama manusia dan lingkungan hidup. Rusaknya hubungan antar manusia dan anatar manusia dengan alam adalah akibat pemberontakan terhadap Tuhan.bila kita perhatikan perjalanan Israel umat pilihan Tuhan… mereka dijajah oleh bangsa Asyur dan takluk kepada bangsa yang lebih kuat, pertistiwa itu dimaknai akibat Israel berbuat dosa dan yang jahat di mata Tuhan. Stabilitas politik, kemakmuran dan kesejahteraan warga serta keadaan alam yang bersahabat semuanya tergantung pada hubungan baik dengan Tuhan. Berkat Melimpah selalu disediakan Tuhan bagi orang percaya.
Pertobatan atau Metanonia, adalah starting point pemulihan keadaan orang percaya. Israel yang tidak berdaya, hancur dan putus harapan dan dijuluki sebagai “si cacing Yakub”, “ si ulat Israel “ akan mengalami tranformasi. Pertobatan mereka akan menjadi peluang untuk menikmati pemulihan keadaan secara ekonomi, politik, sosial budaya dan kerohanian. Tuhan bertindak menolong dan menebus mereka dalam keputus asaan dan ketidak mampuannya. Tuhan akan memberdayakan mereka sehingga mereka menjadi “papan pengirik yang tajam dan baru, dengan gigi dua jajar..
Saudara-saudari terkasih..
Di ayat terakhir dikatakan :
supaya semua orang melihat dan mengetahui, memperhatikan dan memahami, bahwa tangan TUHAN yang membuat semuanya ini dan Yang Mahakudus, Allah Israel, yang menciptakannya
Hidup bersama dengan Tuhan membuat kita mempunyai kekuatan untuk menghadai tantangan yang menghadang perjalanan jidup kita. Gunung-gunung dan bukit-bukit yang menghadang akan ditaklukkan. Yesaya menggambarkan penuh harapan itu dengan mengatakan “Tetapi engkau ini akan bersorak-sorak di dalam TUHAN dan bermegah di dalam Yang Mahakudus, Allah Israel.”.
• Setiap orang yang mengarahkan diri pada Tuhan akan mendapatkan air kehidupan. Tuhan menyediakan kebutuhan hidup dan memeliharan kehidupan orang-orang percaya.
• Kesejahteran itu digambarkan dengan mudahnya mendapatkan air. Lahan kering dirubah menjadi lahan basah. Meskipun perjalanan hidup kita tak pernah lepas dari tantangan, tetapi Peluang pun akan selalu ada di sana ketika kita menjalani semuanya bersama Tuhan.
• Pada minggu kali ini kita dipanggil untuk selalu mengandalkan Tuhan dalam segala aspek kehidupan kita, supaya kita tidak kuatir tentang apa pun juga. Kadang kala kita mengalami perubahan yang begitu menakutkan, dari sumber air berubah menjadi tanah kering, kadang kala kita harus berjalan tertatih seolah tidak punya kekuatan, dengan mengandalkan Tuhan kita pasti sanggup menghadapi setiap perubahan-perubahan didalam hidup kita.
• Jaminan hidup, pemeliharaan dan penjagaan sejati kita dapat hanya dari Tuhan saja.karena itu, mari kita dating kepada Tuhan.
Pada akhirnya kita akan mengaku “bahwa tangan TUHAN yang membuat semuanya ini dan Yang Mahakudus, Allah Israel, yang menciptakannya.” Amin
Langganan:
Postingan (Atom)
